24 March 2018

Rutinan ke-71 KMNU STIS

Tempat : Mabes KMNU STIS
Waktu  : Ba'da Isya, Jum'at, 23 Maret 2018

Acara Rutinan ke-71:

  1. Nadzom ‘Aqidatul ‘Awam (Abda u bismillaahi war rohmaani, wa bir rohiimi daa ii mil ihsaani, …)
  2. Khataman (membaca Ad-Dhuha sampai An-Nas bersama-sama, setelah sebelumnya mengkhatamkan Al-Qur’an dg laporan di WA Group satu orang satu juz)
  3. Doa Khatmil Qur’an
  4. Maulid Adhiyaul Laami diiringi Hadroh
  5. Qoshidah di sela pembacaan Maulid: Assalamu ‘alaik Zainal Anbiyaa’, Yaa Badrotin
  6. Istirahat (teh manis anget, snack, semangka), buku presensi, kotak infaq
  7. Pengumuman: Undangan ziarah MT Nurul Islam ust. Nurizi, undangan maulid di Kebon Sayur
  8. Khitobah oleh Wahyu Setyo Budi Nahdliyin 56
  9. Doa Maulid
  10. Pengumuman: taklim rutin bersama warga, taklim rutin di masjid kampus
  11. Kirim Al Fatihah kepada Nabi, keluarga nabi, sahabat nabi, 4 imam madzhab, ulama salaf baik yg mashur maupun tidak, para wali Allah, para ulama pendiri NU maupun yg bukan, para pahlawan kemerdekaan Indonesia, dan keluarga kita baik yg meninggal maupun yg masih hidup.
  12. Doa dalam hati masing-masing saat berhenti sejenak di ayat 5 Al-Fatihah.
  13. Qasidah penutup (ya robbana ‘ tarofnaa, bi annana q tarofnaa … )
  14. Salam salaman muter sambil baca sholawat

Executive Summary:

  • Mensyukuri nikmat berupa kesempatan untuk hadir rutinan.
  • Kita harus mengenal Allah, sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz, sebelum belajar yg lain.
  • Di ‘Aqidatul ‘Awam sudah ada mengenai Aqidah dan pengetahuan awal.
  • Allah maha mengetahui ketika kita nggrendengi orang lain (menggunjing, ghibah, membicarakan dari belakang).
  • Allah maha melihat kita misalkan sedang melakukan maksiat.
  • Ibarat orang yg sedih jika kacamata yg telah diberikan malah disalahgunakan, kita sebagai orang yg diberikan penglihatan oleh Allah akan berdosa jika menggunakan mata untuk melihat maksiat.
  • Orang beribadah 500 tahun di zaman Nabi Musa. Masuklah surga karena rahmat Allah, dia protes karena menganggap bisa masuk surga karena ibadah yg dia lakukan. Saat ditimbang ternyata pahalanya tidak bisa menandingi besarnya nikmat penglihatan yg Allah berikan. Kalau kita melakukan kebaikan, belum cukup untuk membayar nikmat-nikmat yg Allah berikan.
  • Tolong air mineralnya dihabiskan karena itu salah satu nikmat yg diberikan, harus disyukuri. Jangan ada yg dibuang.
  • Adab ketika berdoa, ibarat orang mengemis, meminta dg kerendahan hati, bener-bener butuh, menderita.
  • Taklim di Habib Abdurrahman, sedang membahas ujub (berbangga diri). Ayo ngaji ke Al-Badr (setiap malam senin di Masjid Hasbialloh, Gang Mangga, deket Halte Bidara Cina)
  • Ayo datang taklim di Masjid Kampus STIS, pembahasannya mulai kebodohan, thulul amal (panjang angan-angan), ikuti terus sampai seterusnya nanti.